Sekilas ipcalc

ipcalc merupakan aplikasi yang menggunakan alamat ip address dan netmask, yang dapat digunakan untuk mencari alamat broadcast, network, CISCO wildcard, dan range ipaddress yang akan digunakan dari network tersebut. paket aplikasi ipcalc dapat ditemukan dalam repositori ubuntu atau repositori distro yang lain. jika sistem ubuntu anda telah terhubung ke-repositori ubuntu dengan baik, jalankan perintah berikut untuk menginstal ipcalc:

sudo apt-get install ipcalc 

Setelah paket ipcalc terinstalasi dengan baik, Anda dapat melihat beragam penjelasan opsi yang terdapat di ipcalc dengan mengetikan opsi -h
$ ipcalc -h

berikut beberapa penjelasan opsi yang terdapat di ipcalc:
* b : tidak menampilkan nilai binari alamat ip
* s : menampilkan hasil hitung nilai subnet berdasarkan jumlah host yang dimasukkan
* r : menampilkan kemungkinan network yang ada dari range ip yang dimasukkan

*****

Cek Netmask, Network dan Broadcast dari sebuah IP

ipcalc 10.0.0.138

*****

Subnetting dengan ipcalc

eg 1:

untuk mengetahui lebih lanjut penggunaan ipcalc dalam perhitungan ip subnetting, silahkan lihat tiga contoh berikut:

Penjelasan:

Pada hasil diatas, dapat dilihat range ip address yang bisa didapat dimulai dari 192.168.1.1.sampai dengan 192.168.1.254 dengan jumlah host sebanyak 254 host.

eg2:

Untuk melihat range ip address yang bisa didapatkan, jika anda memiliki alamat jaringan 192.168.1.0 dan menginginkan ada dua subnet dengan masing-masing subnet memiliki 50 host, anda dapat menggunakan perintah berikut:

Penjelasan:

*Pada Request size pertama, ip dimulai dari 192.168.1.1 sampai dengan 192.168.1.62, dan ip broadcast adalah 192.168.1.63.

* Pada Request size kedua, ip dimulai dari 192.168.1.65 sampai dengan 192.168.1.126, dan ip broad- cast 192.168.1.127.

*Mengapa ip 192.168.1.64 dilewatkan, dan bukan dijadikan ip pertama dari subnet kedua? Karena 192.168.1.64 dijadikan nomor jaringan untuk subnet kedua.

eg3:

Contoh berikutnya adalah, sebuah jaringan dengan netmask 255.255.255.0 atau /24, hendak dibagi menjadi 2 subnet, dimana subnet pertama memiliki host sebanyak sebanyak 10, dan yang kedua memiliki host sebanyak 20.
Ketikkan perintah berikut untuk mendapatkan solusinya

Penjelasan:

* Pada request size pertama, ip dimulai dari 192.168.1.33 sampai dengan 192.168.1.46 dan ip broadcast adalah 192.168.1.47.

* Pada request kedua, ip dimulai dari 192.168.1.1 sampai dengan 192.168.1.30 dan ip broadcast 192.168.1.31.

* Unused dibawah adalah nomor jaringan sisa yang masih dapat digunakan lagi.

Demikian contoh perhitungan ip subnetting dengan ipcalc.

Sumber : http://hillmanakhyarddamanik.wordpress.com/2011/03/04/cara-mudah-menghitung-ip-subnetting/